Skip to main content

Status Pandemi Covid-19 di Indonesia



Kita pasti prihatin dengan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Jumlah korban meninggal dunia terus bertambah dari hari ke hari. Itu menjadi bentuk keprihatinan..

Sebanyak 215 negara di dunia  dilanda Covid-19, tentu ada sejumlah negara dengan status penanganan Covid-19 lebih baik daripada Indonesia seperti Singapura dan Malaysia. Ada pula yang lebih buruk dalam penanganan pandemi Covid-19 seperti Amerika Serikat dan India.

Kita patut mengapresiasi kerja pemerintah menangani pandemi Covid-19. Pada saat yang sama, pemerintah dituntut lebih keras lagi bekerja dalam penuntasan penyebaran Covid-19. 

Saya mencoba mengevaluasi status penanganan Covid-19 hingga hari ini, Senin 7 September 2020. 

Setidaknya ada tiga keadaan mengenai status penanganan penyebaran Covid-19 di Indonesia. 

1). Peringkat Indonesia di Asia.

Sebanyak 49 negara di benua Asia saat ini dilanda virus Covid-19. Indonesia menepati peringkat ke-9 berdasarkan jumlah kasus infeksi Covid-19.

Covid-19 di Indonesia mencapai 194.109 kasus. Peringkat pertama ditempati oleh India sebanyak 4.204.6613 kasus dan peringkat terakhir ditempati oleh Laos sebanyak 22 kasus.

Keadaan berbeda dialami Indonesia bila melihat total kematian akibat Covid-19.

Sebanyak 8.025 orang meninggal dunia akibat Covid-19. Keadaan tersebut menempatkan Indonesia  di urutan tiga di Benua Asia dalam jumlah korban meninggal dunia. Jumlah tersebut relatif lebih sedikit daripada India dan Iran di peringkat pertama dan kedua dengan masing masing sebanyak 71.687 dan 22.293.

2). Peringkat Indonesia di Asia Tenggara.

Sebanyak 194.109 kasus dan 8.025 kematian telah menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kasus Covid-19 terbanyak kedua dan kematian tertinggi akibat Covid-19 di Asia Tenggara.

Sementara itu, Filipina menempati posisi pertama dalam jumlah kasus Covid-19 sebanyak 237.465 kasus dengan kematian sebesar 3875.

Kasus Covid-19 sebanyak 57.022, 9397, 3445, 1419, 1049, 145, 27 dan 22 masing masing ditemukan di Singapura, Malaysia, Thailand, Myanmar, Vietnam, Brunei Darussalam, Timor Leste dan Laos. Jumlah kematian secara berurut dari sejumlah negara di atas ialah 27, 128, 58, 8, 35, 3, 0 dan 0.

Secara singkat, Indonesia dan Filipina merupakan dua negara di  Asia Tenggara dengan jumlah kematian tertinggi dan jumlah kasus terbanyak Covid-19.

3). Swab Test.
World Health Organization (WHO) menetapkan bahwa penanganan Covid-19 mesti diawali dengan swab test secara masif. 

Swab test bertujuan memetakan dan memutus mata rantai persebaran Covid-19. 

Harus diakui bahwa kapasitas swab test di Indonesia sangat kurang. Sampai hari ini, Indonesia hanya mampu menghasilkan swab test sebanyak 8.881 per sejuta penduduk. Rendahnya jumlah swab test menjadi salah satu faktor utama tidak terkendalinya penyebaran Covid-19 di Indonesia !!!

Sementara itu, Filipina dengan kondisi lebih parah dalam penanganan Covid-19 telah mencapai swab test sebesar 25.508 per sejuta penduduk.

Kita harus akui, bahwa keberhasilan Singapura menekan penyebaran Covid-19 diawali dengan kemampuannya mencapai  swab test sebayak 353.020 per sejuta penduduk. Demikian pula Malaysia telah menghasilkan swab test sebanyak 10.729 per sejuta penduduk.

Saat ini Indonesia memiliki penduduk lebih dari 270 juta, sehingga jumlah swab test yang harus tercapai harus lebih besar daripada jumlah swab test di Singapura dan Malaysia. 

Finally. Usaha swab test secara masif menjadi langkah darurat yang harus dipenuhi demi menghentikan penyebaran Covid-29 di Indonesia.

(***)













Comments

Popular posts from this blog

Hikmah Perkembangan Kelapa sebagai Pengingat Kematian

Kematian didefinisikan secara ringkas sebagai berpisahnya ruh dari jasad. Berhentinya segala fungsi organ tubuh merupakan akibat dari hal itu. Tulisan singkat ini lebih sebagai analogi sederhana bahwa kematian tidaklah mengenal umur. Bagi masyarakat Jawa, perkembangan buah kelapa memiliki arti filosofis yang membuktikan bahwa kematian tidaklah mengenal usia. Yang lebih tua tidak mesti lebih dulu meninggal dunia daripada yang lebih muda. Kelapa memiliki perkembangan bertahap mulai dari : bluluk , cengkir , degan , dan krambil. Bluluk ialah bentuk buah kelapa yang berukuran sebesar telur ayam. Cengkir ialah bentuk lanjutan dari bluluk yang berukuran sebesar  tangan orang dewasa dan belum memiliki daging buah. Degan ialah buah kelapa muda yang memiliki tekstur kenyal pada daging buah. Banyak orang menikmati degan  dengan cara memakan daging buah dan meminum airnya. Nikmat dan tentu saja segar. Krambil ialah buah kelapa tua yang memiliki tekstur keras pada daging buah. Inilah tahap buah...